Menteri Keuangan RI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 5 Persen di Kuartal IV 2021

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani memproyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2021 bisa tembus 5 persen. Angka ini sedikit lebih rendah dari proyeksi Menkeu sebelumnya yang bisa di atas 6 persen.

Sehingga secara keseluruhan tahun ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa menyentuh 3,5-4 persen. Angka ini meningkat dibandingkan realisasi ekonomi RI yang minus 2,07 persen di 2020.

"Kita memperkirakan di dalam keseluruhan tahun 2021 ini pertumbuhannya ada di 3,5 persen hingga 4 persen. Ini artinya kita akan berharap pertumbuhan di kuartal IV di atas 5 persen," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (25/11).

Secara keseluruhan, mantan Direktur Pelaksana Financial institution Dunia itu berharap perekonomian akan semakin kuat. Salah satunya ditopang oleh kinerja ekspor dan industri manufaktur.

Adapun Purchasing Manager's Index atau PMI manufaktur Indonesia menjadi yang tertinggi di ASEAN yaitu menyentuh angka 57,2 di Oktober 2021. Dibandingkan Negara ASEAN lainnya seperti Malaysia 52,2 dan Vietnam 52,1.

Sri Mulyani juga mengatakan bahwa pengendalian COVID-19 di berbagai daerah di Indonesia juga berkontribusi dalam pemulihan ekonomi di Indonesia. Berdasarkan data yang dijabarkannya saat ini kasus harian COVID-19 di Indonesia hanya 367, dan menjadi kasus harian terendah sejak Juni 2020.

Walaupun kasus harian turun, Sri Mulyani juga mengatakan bahwa vaksinasi harian harus tetap ditingkatkan agar target vaksinasi sebanyak 70 persen populasi bisa tercapai pada akhir tahun.

Saat ini vaksinasi harian di Indonesia mencapai 1.285.593 dosis per hari di mana itu masih di bawah target vaksinasi harian yang mencapai 2 juta dosis per hari.

"Dengan penurunan COVID yang cukup bisa dikendalikan di semua daerah di Indonesia maka kita juga melihat pemulihan ekonomi mulai berjalan kembali," Jelas Sri Mulyani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nilai Kontrak Kerjasama PMA/PMDN Dengan UMKM Pada 2021 Mencapai Rp 2,7 Trilliun

Sri Mulyani: Pemerintah Menugaskan TNI-Polri Untuk Membagikan BLT Kepada Pkl Dan Warung

Program Electrifying Agriculture, Sebuah Program Besar Bagi Sektor Pertanian yang di Gagas Oleh PLN